Masih Tersedia Akses Tiket Mudik Gratis Jabar, Sosialisasi Aplikasi Sapawarga Mendapat Kritik dari Dewan Dedi Aroza

by -22 Views

​Bandung – Peluang masyarakat Jawa Barat untuk mendapatkan tiket mudik gratis tahun 2026 masih terbuka lebar. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat melaporkan masih terdapat sisa kuota sebanyak 1.012 kursi akibat adanya pembatalan pesanan dari pendaftar sebelumnya.

Namun, ketersediaan tiket di tengah mepetnya waktu pendaftaran ini memicu sorotan terkait efektivitas sosialisasi aplikasi Sapawarga.

​Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa sisa kursi tersebut tersebar di 12 rute strategis, mulai dari jalur lokal seperti Bogor–Pelabuhan Ratu hingga jalur lintas provinsi menuju Solo, Yogyakarta, dan Sragen.

Proses pemesanan tiket yang berlangsung hingga 12 Maret 2026 ini sepenuhnya dilakukan secara digital melalui aplikasi Sapawarga.

​Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dedi Aroza, memberikan catatan kritis. Meski mengapresiasi inovasi pemerintah dalam memudahkan akses layanan publik, ia menilai manfaat aplikasi Sapawarga belum dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat karena minimnya sosialisasi kepada masyarakat.

​”Sapawarga ini adalah aplikasi yang dibuat pemerintah untuk mempermudah komunikasi dan akses layanan, termasuk tiket mudik gratis. Inisiatif ini sangat baik, namun kenyataannya tidak semua masyarakat paham bahwa ada aplikasi bernama Sapawarga,” ujar Dedi Aroza saat dimintai keterangan awak media, Kamis (12/03/2026).

​Politisi PKS ini menekankan bahwa pemerintah provinsi tidak boleh bekerja sendiri dalam mengenalkan platform digital tersebut. Menurutnya, hambatan teknis dan ketidaktahuan masyarakat harus dijembatani dengan instruksi yang berjenjang.

​”Pemerintah perlu melakukan sosialisasi yang lebih masif, mulai dari tingkat provinsi, pemerintah daerah, kecamatan, hingga menyentuh level RT dan RW. Tujuannya agar masyarakat di akar rumput tahu bahwa ada fasilitas yang bisa mereka akses dan benar-benar bermanfaat untuk kepentingan mereka,” tambahnya.

​Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan kuota tersisa, pendaftaran dilakukan dengan menginput data diri seperti NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK) di aplikasi Sapawarga. Aktivasi tiket dan pemilihan tanggal keberangkatan dijadwalkan pada 1 hingga 12 Maret 2026.

​Rencananya, para pemudik akan diberangkatkan secara serentak pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 menggunakan 73 armada bus dengan titik keberangkatan utama dari Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *